Tim Keong Racun Polsek Koba Tembak “Otak” Curanmor Didua TKP

oleh

SILETPOS.COM, KOBA – Kembangkan kasus Pencurian Kendadaraan Bermotor (Curanmor), tim keong racun Polsek Koba tembak “Otak” Curanmor 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Koba, AKP Deddy nuary seizin Kapolres Baangka Tengah (Bateng), AKBP Slamet ady purnomo mengatakan pelaku ini bernama Palhud alias Farhud (49) warga Desa Paku Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan. Peranan pelaku di dua TKP wilayah hukum Polsek Koba, yakni memberi pertolongan kepada para pelaku sebelum melakukan Curanmor.

“Kita analisa pelaku ini adalah otak Curanmor, di perkuat oleh keterangan pelaku lainnya yang sebelumnya berhasil kita tangkap,” kata Deddy, Jum’at (23/10).

Deddy menyebut tim keong racun Polsek Koba berhasil menangkap Pelaku, pada Rabu, (21/10) sekira pukul 17.00 wib. Sebelumnya, sekira pukul 15.00 wib, tim keong racun mengendus keberadaan pelaku sedang berada di Dusun Air Semut Desa Paku Kecamatan Payung.

“Saat mau ditangkap pelaku mencoba kabur dan berupaya melawan petugas, akhirnya kita lakukan tindakan tegas terukur atau ditembak,” jelasnya.

Menurut Deddy, pelaku akan dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan, ancaman hukuman kurungan penjara selama 5 tahun. Selain menjadi otak Curanmor, pelaku diketahui juga menadah hasilnya.

“Dan kasus ini terus kami kembangkan,” tegasnya.

Deddy juga mengungkapkan bahwa korban dari aksi Curanmor komplotan ini ada dua orang, mereka bernama Eval kurniawan (23) warga Kelurahan Arung Dalam Kecamatan Koba dan Fahriza (44) warga Kelurahan Padang Mulya Kecamatab Koba.

“TKP Pertama, yakni di Kelurahan Arung Dalam. Saat itu sepeda motor yamaha Mx biru BN 8903 NQ milik Eval dicuri pada Senin (5/10/2020) dinihari. Mengetahui korban sedang tertidur lelap, komplotan ini membawa kabur motor korban hingga menyebabkan kerugian materil Rp.8.000.000,-” katanya.

Kemudian TKP kedua terjadi pada 4 Desember 2018 silam di pantai Sinar laut Kelurahan Padang Mulya. Sepeda motor milik Fahriza yang terpakir hilang sekira pukul 04.30 Wib, saat itu korban hendak mencari ikan di laut.

“Kerugian materil Fahriza sebesar Rp.4.000.000,-” pungkasnya. (Red)

 1,631 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.