Arab Saudi Belum Membuka Pelayanan Ibadah Haji, Sidik : 97 Calon Jema’ah Haji Bateng Batal Berangkat

oleh

SILETPOS.COM, KOBA – 97 Calon Jemaah Haji tahun 2020 gagal berangkat, Kementrian Agama (Kemenag) Bangka Tengah (Bateng) segera sosialisasikan Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia ke calon jema’ah Haji se Bateng.

“Benar tahun 2020 ini, calon jema’ah haji se Indonesia termasuk Kabupaten Bateng batal berangkat,” kata Kepala Kemenag Bateng, M. Sidik, Selasa (2/6).

Sidik mengungkapkan kuota calon jema’ah haji asal Bateng tahun 2020 sebanyak 97 orang, tersebar di Kecamatan Pangkalanbaru sebanyak 8 orang, Namang 20 orang, Sungaiselan 12 orang, Simpangkatis 21 orang, Koba 36 orang dan Lubukbesar 1 orang.

“Untuk biaya keberangkatan 97 jema’ah haji semuanya telah lunas. Biaya tersebut kembali ke rekening masing-masing, sebagai biaya keberangkatan tahun selanjutnya,” ungkap Sidik.

Sidik juga mengatakan bahwa pihaknya segera mensosialisasikan Surat Keputusan Mentri Agama RI nomor 494 tahun 2020 tanggal 2 juni 2020 tentang Pembatalan keberangkatan jema’ah Haji pada penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M tersebut ke calon jemaah haji asal Bateng melalui surat edaran.

“Perlu diketahui juga bahwa salah satu Pertimbangan Dalam keputusan Mentri Agama terkait pembatalan keberangkatan jema’ah haji, yakni karena Pemerintah Arab Saudi sampai dengan tanggal 1 juni 2020 belum membuka akses layanan penyelenggaraan Ibadah Haji 1441 H/ 2020 M ditengah pandemi Covid19. Akibatnya, Pemerintah tidak memiliki waktu yang cukup melakukan persiapan dan pelaksanaan pembinaan, pelayanan hingga perlindungan bagi jema’ah secara aman, nyaman serta tertib sesuai ketentuan syariat,” ulas Sidik panjang lebar.

Sidikpun menjelaskan dalam ajaran islam, menjaga jiwa merupakan salah satu dari lima maqashid syari’ah selain menjaga agama, akal, keturunan dan harta yang harus dijadikan sebagai dasar pertimbangan utama dalam penetapan hukum atau kebijakan oleh Pemerintah agar terwujud kemaslahatan bagi masyarakat.

“Kita ketahui saat ini Pandemi Covid19 melanda beberapa Negara di dunia termasuk Arab saudi. Sewajibnya kesehatan kita harus dijaga, salah satunya dari paparan Covid19,” ungkap Sidik.

Sidik berharap Pandemi Covid19 segera berakhir, sehingga pelaksanaan Ibadah haji tahun berikutnya berjalan seperti biasa.

“Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah haji tahun depan sudah bisa dilaksanakan, kita umat islampun bisa melanjalankan rukun islam,” pungkasnya. (Ari)

 430 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.